Translate

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Monday, 6 October 2014

Keindahan Dekorasi Boutique : FENDI Paper Planes Invasion


FENDI di Avenue Montaigne, Paris


Ketrampilan membuat dekorasi yang indah bagi sebuah boutique memang sangat penting dan diperlukan sekali. Siapapun tak akan menyangkal bahwa selain produk yang berkualitas dari sebuah brand, pelayanan yang ramah dan simpatik, kondisi boutique yang sangat nyaman, juga masih diperlukan lagi kemahiran dalam visual merchandising untuk memberikan pemandangan yang indah dan menarik pada tempat tersebut dimulai dari etalase hingga ke berbagai sudutnya. 

Untuk itulah, kali ini brand ternama FENDI memerlukan bantuan dari Fabio dan Daniele yang merupakan dua orang seniman yang tergabung dalam Blue and Joy untuk menghadirkan karya seni mereka di FENDI boutique. Karya mereka dinamakan paper planes invasion yang mengingatkan kita pada permainan di masa kanak-kanak yaitu pesawat terbang yang terbuat dari kertas. Bedanya, Fabio dan Daniele membuatnya dari aluminium dalam berbagai warna. Untuk menimbulkan kesan menyerupai kertas yang terlipat, aluminium tersebut dibengkokkan dengan menggunakan tangan.

Ide membuat "pesawat dari kertas" ini merupakan pemikiran yang sederhana namun hasilnya sangat unik, bukan ? Kini seluruh FENDI boutique di berbagai negara sedang mengangkat tema FENDI paper planes invasion untuk visual merchandising mereka. Berikut ini beberapa boutique di antaranya :  


Di Paris :



Di Roma :





Di Landmark, Hong Kong :



Di New Bond Street, London :





Dan lain-lain :

 


Rosie Soemardi
image is the courtesy of FENDI

Saturday, 27 September 2014

Singapore Sling Sebagai Pelengkap Kunjungan Anda di Singapura



Long Bar in Raffles Hotel, Singapore
above image is the courtesy of panoramio.com




Singapore Sling
above image is from wikipedia


Jika berada di Singapura, maka kunjungan anda belumlah lengkap jika belum pernah sekalipun mencoba Singapore Sling yang merupakan minuman kebanggaan warga Singapura. Minuman yang pertama kali diciptakan sebelum tahun 1915 di Long Bar, sebuah bar yang terletak di Hotel Raffles oleh Ngiang Tong Boon, merupakan mixed drink yang mengandung alcohol berupa gin. Campurannya terdiri atas gin, cherry liqueur, cointreau, benedictine, pineapple juice, lime juice dan angostura bitters. Minuman ini disajikan di dalam gelas tinggi dan dihargai Sing $ 25 di Long Bar (jika harga belum naik). 

Walaupun harganya tidak murah untuk segelas minuman seperti ini, namun Long Bar selalu dipenuhi pelanggan yang ingin memesan Singapore Sling. Dan akhirnya minuman itu datang. Tampil dalam kesederhanaan, dengan garnish berupa maraschino cherry dan pineapple. Anda juga akan diberi kacang kulit yang diletakkan di dalam sekantung karung goni mungil. Pantas saja banyak sekali kulit-kulit kacang bertebaran di lantai Long Bar. Entahlah mengapa minuman ini menjadi "trademark" negara Singapura. Bahkan untuk mendapatkan minuman tadi, anda akan menunggu cukup lama di Long Bar yang memiliki nilai historis di Singapura.  


Suasana kolonial yang sangat kental
melekat pada bangunan Hotel Raffles


Sebuah sudut di Hotel Raffles, Singapura





image is the courtesy of Rosie Soemardi, wikipedia, panoramio.com
Rosie Soemardi

Sunday, 21 September 2014

Friday, 18 April 2014

Rekor Harga Lukisan untuk S. Sudjojono di Balai Lelang Sotheby's Hong Kong





Belum lama ini Balai Lelang Sotheby's di Hong Kong mencetak rekor harga tertinggi untuk sebuah lukisan hasil karya seorang pelukis dari Asia Tenggara yaitu seharga HK $ 58, 4 juta atau US $ 7, 5 juta (atau 85 milyar rupiah). Dan pelukis yang dimaksud berasal dari Indonesia, yakni S. Sudjojono, dengan karyanya "Pasukan Kita yang Dipimpin Pangeran Diponegoro" (Our Soldiers Led under Prince Diponegoro). Lukisan tersebut berukuran 100 x 199,5 cm. 

Pangeran Diponegoro sebagai obyek lukisan memang selalu mendatangkan keberuntungan bagi para pelukisnya. Lukisan Raden Saleh yang sangat terkenal di duniapun menjadikan Pangeran Diponegoro sebagai obyek lukisannya. Demikian pula Basoeki Abdullah yang juga pernah menjadikan Pangeran Diponegoro sebagai obyek lukisannya. 


image is the courtesy of Sotheby's
Rosie Soemardi

Sunday, 9 February 2014

Indonesia Fashion Week



Jika dilihat ke belakang, sejak era 1970an Indonesia telah memiliki potensi besar dalam dunia mode. Dimulai dengan peran Peter Sie sebagai perintis dunia mode di Indonesia khususnya untuk haute couture, kemudian ditunjang dengan peran Susan Budihardjo yang sangat besar dengan membuka sekolah modenya sejak tahun 1980, dimana melalui sekolah modenya tersebut telah banyak melahirkan para desainer Indonesia yang sangat berbakat dan kemudian sukses mengukir nama di dunia internasional. Ditambah lagi bahwa sejak era 1990an dunia mode Indonesia semakin diramaikan dengan kehadiran berbagai sekolah mode yang memiliki lisensi dari negara asalnya, seperti ESMOD dari Perancis, LaSalle College International dari Canada, dan sebagainya. Selain keberadaan industri tekstil di Indonesia yang memiliki perkembangan yang baik, dari tahun ke tahun juga semakin banyak perancang mode bermunculan di Indonesia, baik yang dihasilkan melalui lomba perancang mode ataupun yang langsung terjun membuka usaha di bidang fashion. Berbagai majalah ternama di Indonesia juga telah sangat berjasa dalam menumbuhkan minat masyarakat terhadap dunia fashion. Belum lagi peran dunia Modeling di Indonesia dimana sebagian besar para model dan peragawati professional kini ditangani melalui model agency. Selain itu, karakter masyarakat Indonesia pada umumnya yang memang senang berpenampilan, sangat menunjang perkembangan dunia mode di Indonesia. 

Maka kini setidaknya telah tercatat tiga event paling besar dalam dunia mode di Indonesia yakni Jakarta Fashion Week, Jakarta Fashion and Food Festival dan Indonesia Fashion Week. Untuk Indonesia Fashion Week baru dimulai sejak Februari 2012 dan diselenggarakan oleh APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia).  

Dan dalam waktu dekat Jakarta akan kembali dimeriahkan oleh salah satu dari event besar tersebut, yaitu Indonesia Fashion Week yang akan berlangsung pada tanggal 20 - 23 Februari 2014 di Jakarta Convention Center. Walau masih muda usia, suasana dalam Indonesia Fashion Week tak berbeda dengan Fashion Week yang dilangsungkan di negara-negara lain. Untuk informasi lebih lanjut anda dapat memperolehnya di : Indonesia Fashion Week.



image is the courtesy of Indonesia Fashion Week
Rosie Soemardi

Thursday, 23 January 2014

Driving Experience in Sepang International F1 Circuit



                                         above picture is the courtesy of Sepang International Circuit



Walaupun anda bukan seorang pembalap Formula 1, namun tetap dapat memperoleh pengalaman merasakan menjadi seorang pembalap melalui moment Driving Experience di Sepang International F1 Circuit, tepat pada lintasan yang biasa digunakan oleh Michael Schumacher dalam ajang balap F1. Atau, jika anda ingin melatih ketrampilan mengemudi anda apakah sudah dapat menyamai aksi-aksi James Bond dalam kejar-kejaran mobil, maka di circuit seperti inilah tempatnya, bukan di jalan raya, apalagi di perumahan penduduk. Bersama para pembalap yang sebenarnya, anda dapat ikut berlatih di F1 circuit.  
  
Lokasi Sepang International Circuit (SIC) sangat dekat dengan Kuala Lumpur International Airport (KLIA), dan berjarak 85 km atau sekitar 30 menit dari Kuala Lumpur. Lintasan di SIC memiliki panjang 5, 543 km, terdiri atas 15 belokan dan 8 jalan yang lurus dan dapat digunakan untuk memacu kecepatan hingga di atas 300 km/jam. SIC dapat menampung 13.000 penonton dalam setiap pertandingan.

SIC berdiri sejak 9 Maret 1999 terutama diperuntukkan untuk ajang balap F1 dengan rekor masa pembangunannya hanya selama 14 bulan, memiliki arsitektur yang sangat menarik dan dilengkapi fasilitas ultra modern. Setiap menjelang pertandingan F1, iklan-iklan mengenai hal itu memenuhi Kuala Lumpur, bahkan sejak anda menginjakkan kaki di airport.  

Jika anda ingin merasakan Driving Experience di sana, karena bukan seorang pembalap yang sebenarnya, anda tak perlu memakai kostum pembalap. Cukup dengan mengenakan T'Shirt dan pants yang nyaman, juga flat shoes (dapat berupa moccasins). Dapat juga mengenakan sarung tangan. Sedangkan helmet akan disediakan di tempat. Kondisi SIC sendiri sangat panas menyengat kecuali di ruangan yang dialiri air condition.

Aksi yang akan anda rasakan adalah mengendarai mobil dengan atap terbuka dengan kecepatan sangat luar biasa didampingi seorang instruktur yang juga seorang pembalap. Dari helmet terdengar suara angin berdesing-desing sangat bising di telinga anda dan angin sangat kencang menerpa anda, layaknya angin topan. Sang instruktur memberi contoh kepada anda sampai selesai satu lintasan penuh tanpa henti. Selanjutnya giliran anda yang mengemudi dengan tetap didampingi instruktur. Anda juga harus memacu mobil dengan kecepatan sangat kencang namun tetap terkendali persis seperti contoh yang sudah diberikannya, dan harus menyelesaikan satu lintasan penuh tanpa henti sedikitpun. Walau dengan kecepatan sangat kencang sekalipun, anda sebenarnya masih dapat melirik podium tempat penonton dan sekeliling lintasan, namun tentunya harus tetap mengemudi dalam konsentrasi penuh. 

Beberapa hal positif yang didapat dari adu kecepatan di F1 circuit, anda akan memiliki gerak refleks yang baik, melatih konsentrasi secara penuh, tangkas dan berani menantang bahaya (tentunya dalam porsi yang positif) dan tak menjadi pribadi yang penakut. 

Setelah itu mungkin anda sudah siap bersaing dengan James Bond dalam aksi kejar-kejarannya. 


Podium tempat penonton tampak dari Paddock area




Suasana di F1 Circuit - SIC pada suatu Sabtu siang




Kesibukan pada suatu weekend di Paddock area - SIC





Nama-nama juara F1 setiap tahunnya






Special thanks to The Expat KL, Edward Tan from Lotus Cars, Denis Lian


image is the courtesy of Rosie Soemardi, Sepang International Circuit
Rosie Soemardi

Saturday, 18 January 2014

Keindahan Dekorasi Menjelang Chinese New Year








Starhill Gallery dan Pavilion adalah mall yang paling stylish di Kuala Lumpur. Keduanya terletak di kawasan Golden Triangle Bukit Bintang. Untuk Pavilion, salah satu hal yang juga menjadi daya tariknya adalah kreatifitasnya dalam menciptakan dekorasi yang sangat indah dan atraktif untuk setiap season, selain berbagai atraksi menarik yang juga ditampilkannya dengan teratur di dalam maupun luar mall ini menjelang perayaan tertentu. 

Sedangkan menjelang Chinese New Year, atraksi yang ditampilkan berupa barongsai, drum show, maupun music performance berbagai alat musik tradisional China.

Berikut ini dekorasi menjelang Chinese New Year untuk Tahun Kuda (688 Trail of Fortune) di Pavilion :





Juga ada carrousel
















 






image is the courtesy of Pavilion KL
rosie soemardi

Saturday, 7 December 2013

Rest in Peace : Nelson Mandela (18 July 1918 - 5 December 2013)




Nelson Mandela, seorang tokoh besar dunia yang berasal dari Afrika Selatan yang dikenal menentang apartheid, dan juga merupakan seorang politisi dan philanthropist, telah wafat dalam usia 95 tahun pada tanggal 5 Desember 2013 di Houghton, Johannesburg (Afrika Selatan), karena infeksi paru-paru. Dunia berduka cita yang sangat mendalam. Demikian pula terjadi di Amerika Serikat dengan adanya himbauan dari presiden Obama untuk mengibarkan bendera setengah tiang hingga hari Senin, 9 Desember 2013. 

Semasa hidupnya Mandela dikenal dunia akan perjuangannya melawan apartheid (perbedaan perlakuan berdasarkan warna kulit/ras) dan pernah dipenjara selama 27 tahun akibat perjuangannya itu. Ia adalah seorang tokoh dunia yang sangat dihormati dan menjadi teladan bagi masyarakat dunia. Selepas dari penjara, jalan hidup membawanya menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan dalam tahun 1994 - 1999. Dalam hidupnya ia banyak sekali menerima penghargaan, termasuk di antaranya yang significant adalah joint Nobel Peace Prize dalam tahun 1993 bersama de Klerk, dimana mereka berdua menentang apartheid. Dalam bulan November 2009, General Assembly dari Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan setiap tanggal 18 Juli yang merupakan tanggal kelahiran Mandela sebagai Hari Mandela, sebagai penghormatan kepada dirinya atas perjuangannya melawan apartheid di dunia. Mandela yang biasa dipanggil juga dengan sebutan Madiba, dalam kesehariannya sangat senang mengenakan batik. Bahan batik yang terasa sejuk dan nyaman dipakai memang sangat cocok dikenakan pada iklim seperti di Afrika Selatan. Karena kegemaran Mandela (Madiba) mengenakan batik, masyarakat di sana juga menyebut batik sebagai Madiba's shirt.

Berikut ini beberapa gambar kenangan Nelson Mandela semasa hidupnya yang diliput berbagai media di dunia dengan baju-baju batiknya :








Rest in Peace, Nelson Mandela


source & image : berbagai sumber
rosie soemardi